Sungguh kadang sang waktu tak memihak
Tatkala kalbu menawar tuk beranjak
Di saat ingin, sang waktu menghantar hujan
Ketika cerah, aku tak enak badan
Betapa sering sang waktu tak memihak
Saat aku butuh, dia nun jauh
Ketika semua baik-baik saja
Diapun baru saja tiba
Alangkah sang waktu tak memihak
Saat masih sendiri, tiada kabar menghampiri
Kini tibalah sua, namun aku dan dia
‘tlah sama-sama berdua
Apa maksud sang waktu
Kenapa sering tak berkompromi
Tak mau tahu suasana hati
Tak mau peduli siapa yang kunanti
Tak apalah jika sang waktu tak memihak
Tak jualah sesal mengulang masa
Jikalau saja aku bisa memutar kembali sang waktu
Takkan kubiarkan engkau beranjak dariku
Category:
puisi
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response.
0 Responses



